Tips Menghemat Biaya Pengiriman Barang Melalui Laut dari China ke Arab Saudi
Daftar Isi
Beralih

Pengantar
Para produsen, pedagang, dan perusahaan e-commerce sering mengirim barang dari Tiongkok ke Arab Saudi melalui angkutan laut untuk menjangkau pasar Timur Tengah. Inisiatif Sabuk dan Jalan membantu Tiongkok dan kawasan Teluk untuk meningkatkan perdagangan satu sama lain. Angkutan laut kini menjadi cara yang murah dan dapat diandalkan untuk memindahkan barang. Namun, jika tidak ditangani dengan baik, biaya logistik luar negeri dapat dengan cepat mengurangi keuntungan Anda.
Dalam postingan ini, kita akan membahas rekomendasi praktis yang dapat membantu perusahaan menghemat biaya pengiriman laut saat mengekspor barang dari China ke Arab Saudi. Memahami detail transportasi laut, seperti rute, incoterms, penggunaan kontainer, bea cukai, dan teknik perusahaan pengiriman barang, dapat membantu Anda menghemat banyak uang, baik Anda seorang importir pemula maupun manajer pengiriman barang yang berpengalaman.
Mari kita mulai.
Pahami Dasar-Dasarnya: Pengiriman Barang Melalui Laut Antara China dan Arab Saudi
Beberapa pelabuhan penting mendukung jalur maritim antara Tiongkok dan Arab Saudi. Di Tiongkok, pelabuhan utama untuk ekspor adalah Shanghai, Shenzhen, Ningbo, dan Guangzhou. Di Arab Saudi, produk terutama masuk melalui Pelabuhan Islam Jeddah, Pelabuhan Raja Abdulaziz di Dammam, dan Pelabuhan Raja Abdullah.
Saat mengirim barang melalui laut antar negara-negara ini, mereka biasanya menggunakan FCL (Full Container Load) atau LCL (Less-than-Container Load). FCL biasanya lebih murah per unit untuk pengiriman besar, tetapi LCL lebih baik untuk pengiriman yang lebih kecil, meskipun membutuhkan waktu lebih lama untuk konsolidasi dan biaya penanganannya lebih tinggi.
Memilih Kontainer yang Tepat: FCL vs. LCL
Memilih pendekatan kontainer yang tepat adalah langkah pertama yang sangat penting. Banyak perusahaan menggunakan pengiriman LCL (Less than Container Load) tanpa mempertimbangkan biaya dengan cermat.
Untuk memperjelas perbedaan biaya, berikut perbandingan sederhana:
| kontainer Jenis | terbaik Untuk | Biaya Rata-Rata (USD) | Waktu Transit (Hari) |
|---|---|---|---|
| FCL 20 kaki | >15 CBM atau kargo yang lebih besar | $ 1,200 - $ 2,000 | 18 - 25 |
| FCL 40 kaki | >25 CBM atau barang bervolume tinggi | $ 1,800 - $ 3,500 | 18 - 25 |
| LCL | <15 CBM, kargo kecil | Rp. 30 – Rp. 50 / CBM | 22 - 30 |
Seperti yang terlihat, LCL (Less than Container Load) mungkin akan lebih mahal jika CBM (meter kubik) meningkat. Sebelum Anda berasumsi bahwa pengiriman yang lebih kecil lebih murah, selalu hitung terlebih dahulu dan bicarakan dengan perusahaan pengiriman barang Anda.
Gabungkan Pengiriman untuk Memaksimalkan Diskon Volume
Konsolidasi kargo adalah salah satu cara terbaik untuk menghemat biaya pengiriman laut. Jika Anda mengirim banyak pengiriman kecil, menggabungkannya di fasilitas asal di China atau dengan mitra logistik pihak ketiga dapat membantu mengisi kontainer dengan lebih efisien dan menurunkan biaya per unit.
Selain itu, dengan memastikan bahwa semua jadwal pengiriman pemasok sama, Anda tidak perlu membayar berbagai biaya LCL dan biaya penanganan. Menggabungkan semua kargo Anda ke dalam satu FCL akan menghemat banyak uang.
Pesan Lebih Awal untuk Menghindari Biaya Tambahan di Musim Puncak
Tarif angkutan laut berubah tergantung pada permintaan, sama seperti tiket pesawat. Terjadi peningkatan biaya yang sangat besar selama periode pengiriman tersibuk, seperti sebelum Ramadan, Tahun Baru Imlek, dan musim kembali ke sekolah. Hal ini karena tidak cukup kontainer dan pelabuhan terlalu sibuk.
Selama masa sibuk ini, memesan pengiriman Anda 3 hingga 4 minggu sebelumnya membantu Anda mendapatkan ruang dan menghindari pembayaran biaya tambahan di menit-menit terakhir. Jika volume Anda tetap sama, Anda juga dapat mempertimbangkan untuk menegosiasikan kontrak yang memiliki harga stabil sepanjang tahun.
Pahami Incoterms dan Gunakan Secara Strategis
Istilah Perdagangan Internasional (Incoterms) menjelaskan apa yang menjadi tanggung jawab pembeli dan penjual terkait pengiriman, asuransi, dan bea masuk. Memilih incoterm yang tepat dapat menghemat atau justru merugikan Anda ribuan dolar.
Sebagai contoh:
- FOB (Gratis di Pesawat): Ini hal yang umum dan memberi pembeli lebih banyak kendali atas pengiriman dan kurir. Paling cocok untuk orang yang pernah melakukan impor sebelumnya.
- CIF (Biaya, Asuransi, dan Pengangkutan): Penjual mengurus logistik tambahan, meskipun harganya seringkali lebih tinggi.
- EXW (Mantan Karya): Pembeli bertanggung jawab atas seluruh rantai logistik. Ini adalah pilihan fantastis bagi mereka yang memiliki mitra logistik yang andal.
Jika Anda memiliki perusahaan pengiriman barang yang terpercaya, menggunakan FOB memungkinkan Anda untuk menegosiasikan tarif yang lebih baik sendiri daripada bergantung pada harga CIF yang lebih tinggi dari seharusnya.
Pilih Pasangan Port yang Tepat
Memilih pelabuhan yang tepat dapat sangat memengaruhi berapa banyak biaya pengiriman dan seberapa cepat barang sampai. Shanghai mungkin memiliki jadwal pelayaran yang lebih baik, tetapi biaya pengiriman barang dari industri di tengah negara ke pelabuhan bisa lebih mahal daripada di Shenzhen.
Di Arab Saudi, pengiriman ke Jeddah mungkin lebih murah untuk pengiriman ke wilayah barat (seperti Makkah atau Madinah), sedangkan Dammam lebih baik untuk pengiriman ke Riyadh atau Provinsi Timur.
Untuk menghemat biaya pengangkutan dan pengiriman, pertimbangkan jarak dari titik asal dan titik tujuan akhir.
Optimalkan Pengemasan untuk Menghindari Pemborosan CBM
Banyak pengirim barang tidak memikirkan bagaimana kemasan memengaruhi jumlah muatan. Untuk pengiriman barang LCL (Less than Container Load), harga bergantung pada volume (CBM), bukan berat. Kemasan yang tidak efisien, termasuk kotak yang terlalu besar atau memiliki terlalu banyak ruang kosong, dapat menyebabkan harga pengiriman melonjak tinggi.
Bicaralah dengan pemasok Anda tentang cara memanfaatkan ukuran karton dan paletisasi secara optimal. Misalnya:
- Tumpuk kardus di atas satu sama lain untuk menghemat ruang.
- Jangan gunakan terlalu banyak bantalan jika tidak diperlukan.
- Gunakan kemasan multi-item untuk SKU yang ringan.
Penyesuaian ini dapat menurunkan CBM sebesar 10% hingga 30%, yang berarti biaya akan lebih rendah secara langsung.
Bea Cukai dan Pajak: Bersiaplah untuk Menghindari Penundaan
Jika proses bea cukai terlalu lama, Anda mungkin harus membayar biaya demurrage, detention, dan storage, yang merupakan pengeluaran tersembunyi yang cepat menumpuk. Untuk mencegah hal ini terjadi:
- Pastikan bahwa faktur komersial, daftar kemasan, dan surat muatan Anda semuanya cocok.
- Ikuti aturan yang ditetapkan oleh SFDA, SASO, dan SABER Arab Saudi, yang berbeda-beda tergantung jenis kargo yang Anda bawa.
- Daftarkan produk yang memerlukan persetujuan atau sertifikasi terlebih dahulu.
Untuk proses bea cukai yang efisien, Anda perlu bekerja sama dengan mitra logistik yang memahami persyaratan ekspor dari China dan aturan impor ke Arab Saudi.
Bernegosiasi dengan Perusahaan Ekspedisi (Atau Bekerja Sama dengan Perusahaan Strategis)
Jangan pernah langsung menerima penawaran pertama yang Anda dapatkan untuk pengiriman. Jika Anda sering mengirim barang, perusahaan pengiriman barang biasanya terbuka untuk negosiasi.
Berikut adalah beberapa tips untuk bernegosiasi:
- Mintalah harga sudah termasuk semua biaya, yang berarti tidak ada biaya tambahan yang tidak tercantum.
- Tanyakan tentang diskon berdasarkan jumlah pembelian Anda.
- Tanyakan kepada berbagai perusahaan pelayaran (seperti Maersk, MSC, COSCO, dll.) tentang pilihan mereka.
Lebih baik lagi, pekerjakan perusahaan pengiriman barang yang sudah beroperasi di koridor China–Timur Tengah dan dapat menawarkan penghematan paket dengan menggabungkan beberapa layanan, seperti... pergudangan, bea cukai, dan pengiriman jarak terakhir.
Manfaatkan Teknologi dan Alat Visibilitas Pengiriman
Anda dapat membandingkan harga, menemukan rute terbaik, dan meminimalkan keterlambatan menggunakan pelacakan waktu nyata dan platform pengiriman digital. Menggunakan perusahaan pengiriman barang dengan sistem yang jelas akan memudahkan pekerjaan Anda dan menjaga biaya logistik tetap konsisten.
Visibilitas pengiriman juga membantu:
- Perkiraan waktu pengiriman
- Hindari biaya keterlambatan.
- Perhatikan penahanan bea cukai.
- Buatlah proses pengisian kembali persediaan seefisien mungkin.
Seiring waktu, penghematan yang tidak langsung ini dapat berdampak besar pada keuntungan Anda.
Kesimpulan
Mengirim barang melalui laut dari China ke Arab Saudi tidak harus menjadi hal yang penuh dengan ketidakpastian harga yang sulit diprediksi. Anda dapat menghemat banyak uang dan menjaga rantai pasokan Anda tetap berjalan lancar dan efisien jika Anda meluangkan waktu untuk memilih kontainer yang tepat, melakukan konsolidasi secara strategis, memesan lebih awal, mengoptimalkan pengemasan, dan menggunakan perusahaan pengiriman barang yang kompeten.
Jika Anda ingin menghasilkan lebih banyak uang, Anda perlu selalu mengikuti perkembangan dan membuat keputusan logistik yang cerdas saat mengimpor barang elektronik, tekstil, mesin, atau barang konsumsi.
Pertanyaan Umum Demo Slot
T: Apa cara termurah untuk mengirim dari China ke Arab Saudi?
A: Pengiriman barang melalui laut FCL biasanya merupakan cara termurah untuk mengirim barang, terutama jika kiriman Anda lebih dari 15–20 CBM. Biayanya lebih murah per unit dibandingkan LCL atau angkutan udaraNamun, dibutuhkan waktu lebih lama untuk sampai ke sana.
T: Berapa lama angkutan laut Dari China ke Arab Saudi?
A: Waktu yang dibutuhkan untuk berpindah dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain biasanya berkisar antara 18 hingga 30 hari, tergantung pada kombinasi pelabuhan dan apakah Anda menggunakan layanan FCL atau LCL. FCL biasanya membutuhkan waktu lebih singkat karena memiliki lebih sedikit pemberhentian dan penanganan.
T: Bisakah saya mengirim barang dalam jumlah kecil melalui angkutan laut?
A: Ya, melalui layanan LCL (Less-than-Container Load). Anda dapat berbagi kontainer dengan importir lain, meskipun biayanya sedikit lebih mahal per CBM dan memakan waktu lebih lama karena proses konsolidasi.
T: Apakah ada produk yang dilarang untuk diimpor ke Arab Saudi?
A: Ya. Arab Saudi hanya mengizinkan masuknya beberapa produk budaya dan keagamaan, alkohol, dan daging. Selain itu, SFDA atau SASO mungkin perlu mensertifikasi jenis produk tertentu, seperti elektronik dan kosmetik.
T: Bagaimana Topway Shipping dapat membantu saya dengan pengiriman barang melalui laut ke Arab Saudi?
A: Topway Shipping telah beroperasi di Shenzhen sejak tahun 2010 dan menawarkan layanan logistik lintas batas yang dipersonalisasi, termasuk pengiriman barang melalui laut berupa muatan kontainer penuh (FCL) dan muatan kurang dari kontainer penuh (LCL) ke pelabuhan-pelabuhan utama di Arab Saudi. Kami menawarkan layanan logistik dan bea cukai lengkap, mulai dari tahap awal transportasi dan dokumen ekspor hingga pergudangan dan pengiriman tahap akhir. Kami telah melakukan ini selama lebih dari 15 tahun. Topway Shipping adalah pilihan terbaik sebagai mitra strategis untuk membantu Anda meningkatkan pengiriman barang antara Tiongkok dan Arab Saudi.